FAKFAK, MANFAKFAK.SCH.ID – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Fakfak resmi menggelar rangkaian tes seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2026/2027. Agenda krusial ini berlangsung selama tiga hari, terhitung mulai Selasa (19/5/2026) hingga Kamis (21/5/2026), dengan berpusat di dua lokasi utama, yaitu Aula MAN Fakfak dan beberapa Ruang Kelas Madrasah.

Proses seleksi tahun ini terbilang cukup ketat mengingat tingginya antusiasme lulusan MTs dan SMP di Kabupaten Fakfak yang ingin melanjutkan pendidikan di madrasah unggulan ini.
Untuk menyaring calon peserta didik yang berkualitas, panitia pelaksana menerapkan sistem seleksi yang komprehensif dan objektif. Terdapat tiga tahapan tes utama yang wajib dilalui oleh seluruh peserta, antara lain:
- Tes CBT (Computer Based Test): Menguji kemampuan akademik dasar peserta secara digital dan transparan.
- Tes Baca Tulis Qur’an (BTQ): Mengukur kompetensi dasar keagamaan sebagai ciri khas pendidikan madrasah.
- Tes Wawancara: Menggali potensi, motivasi, bakat, serta komitmen calon siswa sebelum resmi bergabung.
Ketua Panitia PPDB MAN Fakfak, Ari Sunyoto, S.Pd., menjelaskan bahwa dari total 258 orang pendaftar yang masuk, hanya 226 orang yang dinyatakan lolos verifikasi berkas dan berhak mengikuti tahapan tes ini.
“Persaingan tahun ini sangat kompetitif. Dari 226 peserta yang mengikuti tes, kuota yang akan diterima kurang lebih hanya 160 peserta didik. Artinya, ada sekitar 66 peserta yang nantinya harus tereliminasi,” ujar Ari Sunyoto didampingi Sekretaris Panitia, Yuli, S.Pd
Melihat jalannya pelaksanaan tes yang tertib, Kepala MAN Fakfak, Kalsumi Rumatumia, S.Pd.I., M.Pd., memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh kinerja panitia dan semangat para peserta.
Beliau menegaskan bahwa ketatnya proses seleksi ini merupakan bagian dari komitmen MAN Fakfak dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan.
“Kami sangat bangga melihat antusiasme masyarakat yang luar biasa terhadap MAN Fakfak. Seleksi ketat melalui CBT, BTQ, dan wawancara ini bukan untuk membatasi, melainkan untuk memetakan potensi terbaik calon siswa. Kami berkomitmen melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual melalui CBT, tetapi juga memiliki fondasi akhlak yang kuat melalui ujian BTQ,” ungkap Kalsumi Rumatumia.
Beliau juga berpesan kepada seluruh peserta agar memberikan performa terbaik mereka dan berharap proses seleksi ini dapat menghasilkan input siswa yang siap berprestasi dan membawa nama baik madrasah di masa depan. Pelaksanaan tes hari pertama hingga terakhir terpantau berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif berkat kesiapan matang dari pihak panitia dan kedisiplinan para calon siswa. Hasil seleksi akhir dijadwalkan akan diumumkan dalam waktu dekat melalui papan pengumuman resmi dan media sosial MAN Fakfak. (Kontributor: Humas MAN Fakfak)
Penulis : Abdul Rahim Kasim
Fotografer : Dede Maysaroh
