
FAKFAK, MAGEFA NEWS – Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) secara resmi telah mengumumkan hasil babak Semifinal Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tahun 2026 tingkat SMA/MA pada Senin, 17 Agustus 2026, bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Berdasarkan hasil rilis resmi tersebut, langkah perwakilan terbaik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Fakfak bidang Kebumian, Miftahul Jannah Jamal, dinyatakan belum berhasil lolos menuju babak final nasional. Kendati demikian, pencapaian Miftahul yang mampu menembus jajaran semifinalis nasional dengan sistem pengawasan silang ketat pada 12 Agustus lalu tetap menjadi catatan sejarah prestasi yang sangat membanggakan bagi madrasah.
Mendapati hasil tersebut, Miftahul Jannah Jamal menunjukkan jiwa besar dan rasa syukur atas pengalaman berharga yang telah ia lalui selama berkompetisi di ajang paling bergengsi ini.
“Tentu ada rasa sedih karena belum bisa membawa nama MAN Fakfak ke babak final. Namun, saya sangat bersyukur bisa berjuang sampai di titik semifinal tingkat nasional. Ini adalah pengalaman luar biasa yang mengajarkan saya banyak hal tentang kerja keras dan mental kompetisi. Terima kasih banyak kepada Kepala Madrasah, Pak Ari Sunyoto selaku pembimbing, dan orang tua yang selalu mendukung saya. Insyaallah, ini bukan akhir, melainkan awal bagi saya untuk belajar lebih giat lagi,” ungkap Miftahul Jannah.
Senada dengan sang siswi, Kepala MAN Fakfak, Kalsumi Rumatumia, S.Pd.I., M.Pd., memberikan tanggapan yang penuh kehangatan dan motivasi. Beliau menegaskan bahwa hasil akhir tidak mengurangi nilai dari perjuangan hebat yang telah ditunjukkan oleh Miftahul.
“Bagi kami di MAN Fakfak, Ananda Miftahul Jannah Jamal sudah menjadi juara. Bisa berdiri di panggung semifinalis OSN tingkat nasional dan bersaing dengan ribuan talenta hebat dari seluruh Indonesia adalah sebuah prestasi yang luar biasa. Hasil hari ini adalah bagian dari proses belajar. Kami tetap bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi Ananda Miftahul serta kerja keras Bapak Ari Sunyoto, S.Pd sebagai guru pembimbing,” tutur Kalsumi Rumatumia dengan penuh optimisme.
Beliau juga berpesan agar momentum ini dijadikan sebagai batu loncatan bagi seluruh civitas akademika MAN Fakfak untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pembinaan sains di masa mendatang.
“Kegagalan hari ini adalah kesuksesan yang tertunda. Kami akan terus mendukung program bimbingan sains di madrasah ini agar semakin matang. Untuk Ananda Miftahul, tetap tegakkan kepala, perjalanan akademikmu masih sangat panjang. Semoga semangat juang ini menular kepada adik-adik kelas untuk tidak pernah takut berkompetisi di tingkat nasional,” pungkas Kepala MAN Fakfak.
Dengan berakhirnya rangkaian OSN 2026 ini, MAN Fakfak berkomitmen untuk kembali bersiap diri menjaring dan membina bibit-bibit predikat juara baru, guna membawa nama Kabupaten Fakfak dan Provinsi Papua Barat semakin gemilang di kancah nasional pada tahun-tahun berikutnya.
Kontributor : Humas Magefa
