
FAKFAK — Pelaksanaan upacara bendera hari Senin (21/9/2026) di Lapangan Upacara Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Fakfak berlangsung dengan hikmat dan tertib. Kegiatan rutin ini diikuti oleh seluruh dewan guru, staf Tata Usaha (TU), serta para peserta didik MAN Fakfak.
Bertindak selaku Pembina Upacara, Andi Nur Jaslil, S.Pd., menyampaikan beberapa amanat penting yang menjadi catatan evaluasi sekaligus pengarah bagi seluruh warga madrasah.
Dalam penyampaiannya, Andi Nur Jaslil mengapresiasi jalannya upacara yang sudah berlangsung baik, walau ia tetap menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan.
“Pelaksanaan upacara hari ini secara umum berjalan baik, tetapi masih ada beberapa poin yang perlu diperbaiki ke depannya. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi kelas yang mendapat giliran bertugas pada pekan berikutnya,” ujarnya di hadapan barisan peserta upacara.
Selain evaluasi teknis upacara, Pembina Upacara menyoroti kesiapan peserta didik kelas 12 yang akan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA). Ia mengimbau agar siswa kelas 12 tidak bersikap acuh tak acuh dan lebih bijak dalam mengelola waktu belajar. menurutnya, persiapan TKA merupakan momen krusial yang menentukan masa depan akademik para siswa.
Memasuki isu kondisi lingkungan, Andi Nur Jaslil mengingatkan seluruh warga madrasah untuk menyikapi musim kemarau panjang yang tengah melanda daerah setempat. Peserta didik diharapkan dapat menghemat dan menggunakan ketersediaan air bersih di area madrasah secara bijak.
Aspek kedisiplinan dan pembentukan karakter juga tidak luput dari perhatian. Pembina Upacara menegaskan kembali pentingnya menjaga kerapian dan kelengkapan atribut sekolah, terutama bagi siswa kelas 11 dan 12 yang sudah beradaptasi selama beberapa tahun di lingkungan MAN Fakfak. Tak kalah penting, kesantunan dalam bertutur kata menjadi penekanan utama.
“Pandai-pandailah kalian menjaga lisan saat berbicara, terutama di lingkungan madrasah. Jauhi ucapan yang kurang baik,” tegasnya.
Sebagai penutup amanatnya, Andi Nur Jaslil menyampaikan pesan mendalam yang menyentuh hakikat seorang terpelajar: “Orang yang berilmu adalah orang yang mampu menjaga lisannya.”
Pesan tersebut diharapkan dapat dihayati dan diterapkan oleh seluruh siswa MAN Fakfak dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat. (Humas)
Penulis : Ari Sunyoto
Fotografer : Usman Abdul Malik
