
FAKFAK, 19 Juni 2026 – Pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten (OSN-K) Jenjang SMA/MA Tahun 2026 di Kabupaten Fakfak resmi bergulir selama dua hari, dari tanggal 18 hingga 19 Juni 2026. Kompetisi bergengsi tahunan ini menjadi panggung adu kemampuan bagi para siswa terbaik di wilayah Fakfak untuk memperebutkan tiket menuju tingkat provinsi.
Berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya, pelaksanaan OSN-K tahun 2026 ini diselenggarakan dengan menggunakan moda semi-daring. Sistem ini mewajibkan sinkronisasi data dari pusat ke server lokal sekolah sebelum ujian dimulai, di mana siswa mengerjakan soal secara lokal, lalu hasil jawaban diunggah kembali ke server pusat setelah ujian selesai.
Salah satu madrasah yang menunjukkan komitmen penuh dalam ajang ini adalah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Fakfak. Tidak tanggung-tanggung, MAN Fakfak mengirimkan delegasi besar sebanyak 45 orang peserta. Puluhan siswa terbaik ini tersebar dan berkompetisi di seluruh mata pelajaran yang dilombakan, mulai dari Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Informatika, Astronomi, Kebumian, Ekonomi, hingga Geografi.
Kepala MAN Fakfak, Kalsumi Rumatumia, S.Pd.I., M.Pd., mengungkapkan rasa bangga sekaligus harapannya atas partisipasi masif dari anak-anak didiknya. Menurutnya, ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang pembuktian kualitas akademik madrasah di kancah daerah.
“Kami sangat mengapresiasi semangat luar biasa dari 45 siswa kami yang berjuang di OSN-K tahun ini. Keikutsertaan di semua lini mata pelajaran membuktikan bahwa seleksi internal dan pembinaan di MAN Fakfak berjalan dengan baik. Harapan kami tentu mereka bisa memberikan hasil terbaik, membawa nama harum madrasah, dan melaju ke tingkat provinsi. Apapun hasilnya nanti, proses perjuangan mereka adalah prestasi tersendici,” ujar Kalsumi Rumatumia.

Di sisi teknis dan kesiapan, Ketua Tim OSN MAN Fakfak, Ahmad Suyudi, S.Pd., menjelaskan bahwa pemilihan moda semi-daring tahun ini memberikan tantangan tersendiri, namun timnya telah melakukan antisipasi matang sejak jauh-jauh hari.
“Pelaksanaan dengan moda semi-daring menuntut kesiapan infrastruktur laboratorium komputer yang stabil, terutama saat proses sinkronisasi dan upload lembar jawaban. Alhamdulillah, berkat kerja sama tim teknis dan proktor, kendala jaringan bisa diminimalisir dan anak-anak bisa fokus mengerjakan soal tanpa gangguan teknis yang berarti. Secara mental dan materi, ke-45 peserta juga sudah siap karena telah melewati fase bimbingan intensif,” jelas Ahmad Suyudi.
Pelaksanaan OSN-K 2026 di Kabupaten Fakfak secara umum berjalan dengan tertib dan kompetitif. Hasil seleksi dari ajang ini nantinya akan menyaring siswa-siswi dengan nilai tertinggi untuk mewakili Kabupaten Fakfak di tingkat OSN Provinsi (OSN-P) mendatang. (Humas)
